Rabu, 10 Agustus 2011

AMBANG KEBERANIAN DAN KEKALAHAN

adalah kita akan mati dalam kelamnya kegelapan
bila asa akan bermuara pada kekalahan,
sementara dentingan detik menunggu penghancuran,
tapi tetap ada yang harus kita lakukan,
karena hidup akan menuntut keberanian.

Kita bisa menghujat dan mencaci segala kekacauan,
tapi itu bukan akhir,
seluruh kehampaan karena yang kita benci,
mungkin tak lain, refleksi diri kita sendiri.

Kau dan aku, seharusnya berjalan antara cemas dan harapan,
dan kita harus memilih antara melawan atau bertahan.
bisa jadi permulaan atau juga di titik akhir:
seluruh kesengsaraan berputar,
dan itu bukan di luar diri dan tanggung jawab kita.


Laiknya hujan yang turun musti menerima mendungnya
begitupun kepedihan yang berputar dalam diri kita.
Laksana kegelapan yang nir cahaya.

Jadi, tak ada yang harus kita salahkan,
sebab kehidupan tak musti selurus garis kepastian.
Jadi, tak perlu kita sembunyikan,

Kehidupan akan jadi lebih bermakna,
bila kita mampu menerima kenyataan dengan hati lapang dan pikiran terbuka.
Ahh siapa punya?

0 komentar: